Alasan Calvin Verdonk Pilih Bela Timnas Indonesia. Bek Lille dan Timnas Indonesia, Calvin Verdonk, membahas soal perjalanan kariernya. Salah satunya adalah keputusan penting untuk membela Timnas Indonesia meski lahir dan besar di Belanda.
Dalam konferensi pers pertamanya, Verdonk menjelaskan latar belakang keluarganya yang membuatnya memiliki dua pilihan. Ayahnya berasal dari Indonesia, sementara ibunya lahir di Belanda.
“Ibu saya lahir di Belanda dan ayah saya di Indonesia. Saya selalu punya pilihan untuk bermain bagi Belanda atau Indonesia,” ujar Verdonk.
Ia mengaku sudah mendapat tawaran dari Timnas Indonesia sejak beberapa tahun lalu. Salah satu pelatih sebelumnya bahkan sempat memintanya bergabung.
“Pelatih sebelumnya sempat meminta saya bermain untuk Timnas Indonesia. Saya sedikit mengikuti perkembangannya di sana,” katanya.
Sepak Bola Indonesia Sedang Bertumbuh
Menurut Verdonk, sepak bola Indonesia sedang berkembang pesat. Apalagi, ada target besar yang kini tengah diperjuangkan, yaitu lolos ke Piala Dunia 2026.
“Saya melihat sepak bola sedang bertumbuh dan ada tujuan besar yang diperjuangkan. Itu sangat penting bagi saya, terutama kesempatan berjuang untuk lolos ke Piala Dunia,” ucapnya.
Faktor itulah yang membuat Verdonk akhirnya memutuskan mengenakan seragam Merah Putih. Keputusan itu menjadikannya salah satu pemain naturalisasi yang langsung masuk ke tim utama.
“Karena itulah saya memilih Timnas Indonesia,” tegas Verdonk.

Jersey Calvin Verdonk di Lille
Selain membicarakan Timnas Indonesia, Verdonk juga menyinggung soal jersey Lille di Indonesia. Ia menyebut hingga kini belum melihat ada penggemar yang memakai namanya.
“Belum, saya pikir mereka belum sempat membelinya. Tapi pasti bulan depan, saat menghadapi Arab Saudi dan Irak, kita akan melihat jersey LOSC itu,” Imbuh Verdonk.
Calvin Verdonk diperkenalkan secara resmi oleh LOSC Lille setelah pindah dari NEC Nijmegen pada musim panas 2025. Pemain berumur 28 tahun itu menjalani konferensi pers perdananya.
Dalam sesi tanya jawab, nama pelatih Patrick Kluivert ikut disebut. Kluivert saat ini menjabat sebagai pelatih Timnas Indonesia, sekaligus mantan pemain Lille pada musim 2007-2008.
Verdonk mengungkapkan dirinya tidak sempat berbicara langsung dengan Kluivert sebelum transfer diumumkan. Ia sedang sibuk menjalani tes medis yang membuat jadwal penerbangannya ke Indonesia berubah.
“Sejujurnya, saya tidak berbicara dengannya sebelum transfer. Saya harus mengubah penerbangan ke Indonesia karena ada tes medis di sini,” ujar Verdonk.
Diberikan Ucapan Selamat
Meski saat itu tidak bertatap muka, komunikasi tetap terjalin antara keduanya. Verdonk bercerita bahwa Kluivert memberi ucapan selamat lewat pesan singkat.
“Saya mengirim pesan kepadanya dan bilang saya akan tiba sehari lebih lambat di Indonesia karena sibuk dengan transfer ke Lille. Ia memberi selamat kepada saya,” kata Verdonk.
Kluivert disebut masih memiliki koneksi yang kuat di Lille. Hal itu juga disampaikan langsung kepada Verdonk sebagai bentuk dukungan.
“Ia bilang masih punya banyak teman di sini dan kalau saya butuh sesuatu, saya tinggal menghubunginya,” ucap Verdonk.
Baca juga: 4 Assist Everton Jack Grealish
Atmosfer Ligue 1
Selain bicara soal Kluivert, Verdonk juga menyinggung atmosfer Ligue 1. Menurutnya, sejak ada ketertarikan dari Lille, ia mulai lebih sering mengikuti jalannya pertandingan.
“Ketika saya mendengar kabar tentang ketertarikan LOSC, saya mulai mengikuti pertandingan klub. Saya pikir kompetisi ini bagus,” tutur Verdonk.
“Ada banyak pemain bagus di sini, pemain dengan fisik kuat tetapi juga yang punya teknik. Ini akan jadi tantangan besar bagi saya.”
“Saya tak sabar untuk bermain di Ligue 1 dan membuktikan diri. Tantangan tidak membuat saya takut,” imbuhnya. Mainkan serunya bermain bersama paman empire link gaming online terbaik saat ini!

