Alasan Mees Hilgers Tidak Main di Timnas Indonesia

Alasan Mees Hilgers Tidak Main di Timnas Indonesia
empire88

PSSI mengungkapkan bahwa Mees Hilgers tidak akan main di Timnas Indonesia menjelang Kualifikasi Putaran 4 Piala Dunia 2026. Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, menjelaskan alasan di balik tidak dipanggilnya Mees Hilgers ke Timnas Indonesia untuk putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Dalam daftar 28 pemain yang diumumkan PSSI pada Rabu (24/9/2025), nama Hilgers tidak tercantum. Dia tidak akan ambil bagian pada dua laga penting, lawan Arab Saudi dan Irak.

Padahal, bek FC Twente tersebut sebelumnya sempat masuk skuad Garuda, meski ia akhirnya mundur saat uji coba melawan Timnas Chinese Taipei dan Lebanon pada FIFA Matchday September 2025 di Surabaya.

“Sudah pasti karena Mees Hilgers sekarang lagi konsentrasi ke klubnya,” kata Arya dalam acara play-off Media Cup 2025 di Jakarta, Kamis (25/9/2025).

Situasi Hilgers di FC Twente

Saat ini, Hilgers sedang mengalami situasi sulit bersama FC Twente. Sang pemain dikabarkan “dibekukan” klubnya setelah enggan memperpanjang kontrak yang akan habis pada 30 Juni 2026.

Pada bursa transfer musim panas 2025, ia hampir bergabung dengan klub Prancis, Stade Brestois 29, namun kepindahan tersebut gagal terealisasi karena jendela transfer sudah ditutup.

“Bahkan kita tahu di luar saja, di tempat dia bertanding itu, teman-teman media itu kan mempertanyakan juga kenapa sampai tidak dimainkan,” imbuh Arya.

“Padahal, kita tahu kualitasnya sangat bagus di sana. Kan kita semua tahu gara-gara apa, gara-gara masalah kontrak klubnya,” jelasnya.

PSSI Beri Ruang untuk Hilgers

Arya menegaskan bahwa PSSI memahami kondisi pelik yang dihadapi Hilgers di klub. Oleh karena itu, federasi memilih memberi waktu bagi bek berusia 24 tahun tersebut untuk fokus menyelesaikan persoalan pribadinya di level klub.

“Jadi, kita tidak mau dia kehilangan konsentrasi karena konsentrasi di sepak bola. Konsentrasi sangat wajar sehingga Mees Hilgers kita kasih waktu, kasih ruang konsentrasi di permasalahannya,” ungkap Arya.

Permasalahan Kontrak dan “Pembekuan” oleh FC Twente

Salah satu poin utama yang diungkap adalah bahwa Hilgers saat ini belum menandatangani kontrak baru dengan FC Twente, padahal kontraknya akan habis pada 30 Juni 2026. Insiden penolakan kontrak baru ini membuat pihak klub mengambil tindakan “membekukan” pemain. Yakni mengurangi kesempatan bermainnya agar tekanan dari performa klub bisa memunculkan negosiasi ulang atau kepindahan. Dalam enam pertandingan awal musim ini, Hilgers dilaporkan belum dimainkan sama sekali oleh timnya, bukan karena masalah kualitas, melainkan keputusan klub terkait kontrak.

Situasi ini diperparah oleh kegagalan transfer ke klub Prancis Brest pada bursa transfer musim panas. Sejak tawaran tersebut batal karena tutupnya jendela transfer, hubungan antara pemain dan manajemen klub makin memanas. Karena itu, Hilgers berada di persimpangan: bekerja agar tetap fit dan produktif, sekaligus membiarkan negosiasi kontrak berjalan tanpa tekanan dari aktivitas internasional.

Alasan Mees Hilgers Tidak Main di Timnas Indonesia

Pertimbangan PSSI: Menghindarkan Gangguan Mental

Dari pihak PSSI, keputusan untuk tidak memanggil Hilgers juga dilatarbelakangi aspek psikologis. Arya menyebut bahwa konsentrasi pemain sangat penting—khususnya dalam urusan sepak bola. Jika seorang pemain tengah ada konflik internal atau kurang tenang karena masalah klub. Ia bisa dirugikan bila dipaksakan tampil di tim nasional. Dengan tidak memanggilnya untuk sementara, PSSI berharap Hilgers bisa menyelesaikan urusan kontraknya dengan kepala dingin. Menjaga beban mental, lalu kembali ketika semuanya sudah jelas.

Dampak terhadap Timnas Indonesia dan Alternatif Bek Tengah

Ketidakhadiran Hilgers dalam skuad putaran keempat memang menimbulkan kekosongan di posisi bek tengah. Namun PSSI dan pelatih Patrick Kluivert telah mempersiapkan stok pemain alternatif. Seperti Rizky Ridho, Jay Idzes, Justin Hubner, Jordi Amat, dan Kevin Diks. Dengan komposisi ini, tim nasional masih punya opsi solid untuk tetap kompetitif di lini belakang meskipun kehilangan talenta muda berdarah Belanda-Indonesia itu.

Bagi Hilgers sendiri, absen sementara bukan berarti penolakan permanen. Bila persoalan kontraknya diselesaikan, dan kondisi mental serta fisik sudah pulih, ia bisa kembali menjadi bagian dari skuad utama. Apalagi catatan permainannya selama bergabung dengan tim nasional dan klub sebetulnya menunjukkan potensi besar.

Baca juga: Matthijs de Ligt Jadi Pemimpin Manchester United

Harapan Mees Hilgers Kembali

Keputusan PSSI ini bisa menjadi strategi jangka panjang agar jangan sampai pemain muda penting terkena tekanan ganda dari klub dan negara. Jika Hilgers kembali dalam kondisi yang lebih stabil, baik secara kontrak maupun mental. Kehadirannya bisa memberi nilai ekstra di masa mendatang. Ia sudah memiliki pengalaman bermain di kompetisi Eropa bersama FC Twente. Kemampuan itu bisa sangat bermanfaat bagi tim nasional Indonesia.

Meski saat ini statusnya sedang abu-abu, rumor dan pengamatan menunjukkan bahwa hubungan Hilgers dengan PSSI belum berakhir. Jika semua pihak—klub, pemain, dan federasi—berhasil mencapai titik temu, ia bisa kembali dipanggil di putaran mendatang dan kembali memperkuat lini belakang Garuda. Ayo menangkan hadiah besar bermain bersama empire88 link gaming online resmi terbaik saat ini!

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *