Analisis Carragher Sebut Liverpool Main Buruk

Analisis Carragher Sebut Liverpool Main Buruk
indocair

Analisis Carragher Sebut Liverpool Main Buruk Legenda Liverpool, Jamie Carragher, menyoroti performa 2 bintang The Reds yang dinilai tampak kurang baik di dini masa Premier League 2025/ 2026.

Walaupun Liverpool mencapai kemenangan atas Bournemouth serta Newcastle United, Carragher menilai Mohamed Salah dan Ibrahima Konate belum menampilkan mutu terbaik mereka.

Kemenangan dramatis Liverpool 3- 2 atas Newcastle pernah diisyarati dengan momen memiliki. Anak muda Rio Ngumoha( 16 tahun 361 hari) mencetak berhasil kemenangan di menit ke- 100, menjadikannya pencetak berhasil termuda selama sejarah klub.

Tetapi, di balik euforia tersebut, Carragher menegaskan terdapat pekerjaan rumah besar buat pelatih Arne Slot.

Liverpool memang bawa kembali 3 poin dari markas Newcastle, tetapi kemenangan itu nyatanya tidak membuat seluruh pihak puas. Jamie Carragher, legenda sekalian mantan bek The Reds, malah melontarkan kritik pedas terhadap performa eks klubnya.

Meski Menang Tetapi Sepatutnya Liverpool Tidak Butuh Sampai Menit Akhir

Dalam laga minggu kedua Premier League 2025/ 2026, Selasa( 26/ 8) dini hari Wib, Liverpool menang 3- 2 melalui berhasil dramatis Rio Ngumoha di menit ke- 100. Berhasil sensasional wonderkid 16 tahun itu menutup drama panjang di St. James’ Park.

Semenjak dini, Liverpool nampak hendak melaju lembut. Ryan Gravenberch serta Hugo Ekitike bawa regu unggul 2- 0, sedangkan Newcastle kian tertekan sehabis Anthony Gordon diganjar kartu merah. Tetapi suasana berganti ekstrem di babak kedua.

Analisis Carragher Sebut Liverpool Main Buruk
Indocair

Newcastle malah bangkit dengan 10 pemain. Bruno Guimaraes mencetak berhasil balasan, kemudian Will Osula membuat publik tuan rumah bergemuruh melalui berhasil penyama peran di menit ke- 88. Harapan kemenangan mereka pupus sehabis Ngumoha mencetak berhasil telat yang membuat Liverpool selamat dari hasil imbang.

Carragher sangat keras menyoroti bek Prancis, Ibrahima Konate, yang diucap tampak amburadul. Dia merujuk pada berhasil penyama peran Newcastle, kala William Osula dengan gampang menaklukkan lini balik The Reds.

” Konate betul- betul tidak fokus. Alih- alih memenangkan duel, ia malah padat jadwal menarik lengan lawan. Ia sama sekali tidak siap,” ucap Carragher di program Monday Night Football.

Baginya, Liverpool beruntung mempunyai Virgil van Dijk, yang diucap tampak sangat luar biasa di tengah rapuhnya pertahanan.

Konate pula tampak mengecewakan pada laga perdana kontra Bournemouth, dengan umpan- umpan yang salah sasaran serta kalah kilat dari Antoine Semenyo.

Analisis Carragher

Walaupun hasil akhir berpihak pada The Reds, Carragher memperhitungkan performa pasukan Arne Slot jauh dari meyakinkan. Baginya, laga ini malah menunjukkan salah satu performa terburuk dari regu yang mencapai kemenangan.

“ Yang kita amati malam ini bisa jadi salah satu penampilan terburuk dari regu pemenang, sekalian salah satu performa terbaik dari regu yang kalah,” ucap Carragher dalam analisisnya di Sky Sports.

Eks bek Inggris itu meningkatkan, Liverpool bisa jadi gembira dengan kemenangan ini, namun secara totalitas Newcastle tampak lebih dominan. Apalagi dengan keadaan kalah jumlah pemain, skuad Eddie Howe sanggup membagikan tekanan besar.

Baca juga: Mbappe Menggila di Real Madrid vs Real Oviedo

Liverpool Dapat Kalah

Carragher meyakini, bila pertandingan berlangsung 11 lawan 11, Liverpool dapat saja malah kembali dengan kekalahan.

“ Newcastle nampak jauh lebih baik dalam seluruh perihal. Jika saja tidak terdapat kartu merah, aku rasa mereka yang hendak menang,” tegasnya.

Hasil ini membuat Liverpool senantiasa melindungi start sempurna di Premier League, tetapi kritik dari Carragher jadi pengingat kalau pekerjaan rumah Arne Slot masih menumpuk. Performa meyakinkan hendak jauh lebih berarti dibanding semata- mata 3 poin.

Tidak hanya Konate, Carragher pula menyoroti Mohamed Salah. Si winger Mesir dikira belum tampak setajam masa kemudian walaupun turut ambil bagian dalam 2 kemenangan dini.

Walaupun Konate tampak mengecewakan, Arne Slot belum hendak mengambil keputusan ekstrem. Tetapi, persaingan ketat di lini balik telah menanti.

Bek muda Giovanni Leoni, yang baru direkrut dari Parma senilai GBP 26 juta, siap memencet posisi Konate. Tidak hanya itu, Liverpool pula berhubungan dengan bek Crystal Palace, Marc Guehi. Dapatkan kemenangan besar bersama indocair situs gaming online depo mudah hari ini!

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *