Juventus Gagal Penalti Jonathan David Bangkit. Jonathan David jadi sorotan utama dalam kemenangan telak Juventus atas Napoli. Striker asal Kanada ini berhasil membuka keunggulan Bianconeri dalam laga panas, Senin( 26/ 1/ 2026) dini hari tersebut.
Kemenangan 3- 0 ini jadi fakta nyata kenaikan performa David di Turin. Grafik permainannya terus menanjak tajam dalam sebagian minggu terakhir.
Tetapi, ekspedisi David masa ini tidak seluruhnya lembut semenjak dini. Terdapat masa- masa susah yang pernah membayang- bayangi mentalitas si bomber.
David juga buka- bukaan soal satu momen getir yang malah mengganti segalanya. Kegagalan masa kemudian nyatanya jadi bensin utama kebangkitannya dikala ini.
Titik Balik dari Kegagalan Penalti
David mengakui kalau kegagalan eksekusi penalti di dini masa merupakan momen krusial. Alih- alih terpuruk, mentalitasnya malah tercipta kokoh dari insiden tersebut.
Dia merasa momen itu jadi” tamparan” yang membawanya ke tingkat game lebih besar. Rasa yakin dirinya lama- lama pulih sehabis melewati badai kritik.
” Untuk aku, itu( kandas penalti) merupakan titik baliknya,” ungkap Jonathan David kepada DAZN.
” Semenjak momen itu, fase berarti perkembangan diawali,” lanjutnya.
Juventus Luciano Spalletti menganjurkan supaya gelandang Amerika Serikat Weston McKennie bermain lebih ofensif sehabis Bianconeri menang telak 3- 0 atas Napoli dalam lanjutan minggu ke- 22 Liga Italia 2025/ 26 di Allianz Stadium, Turin, Senin dinihari, 26 Januari 2026. Spalletti apalagi memperhitungkan McKennie mempunyai kepribadian sempurna selaku penyerang tengah.
“ McKennie merupakan striker yang sempurna. Ia gigih, kokoh di hawa, serta dapat melompat besar. Bermain buat memperoleh hasil sebab ia berani mengambil keputusan. Ia hendak jadi striker yang sempurna,” kata Spalletti semacam dilansir dari ESPN.

Jonathan David
Kemenangan ini diraih Juventus melalui gol Jonathan David pada babak awal, disusul Kenan Yildiz serta Filip Kostic di paruh kedua. Bonus 3 poin membuat Juventus naik ke peringkat kelima klasemen sedangkan dengan 42 poin, cuma terpaut satu angka dari Napoli di posisi keempat. Sedangkan itu, Inter Milan masih mengetuai klasemen dengan 52 poin dari 22 pertandingan.
Acara kemenangan Juventus ditutup pada menit ke- 86. Filip Kostić membebaskan sepakan keras dari tepi kotak penalti yang bersarang di sudut dasar gawang Meret, membenarkan kemenangan 3- 0 untuk tuan rumah.
Napoli pernah berupaya mencetak gol hiburan melalui Romelu Lukaku di masa injury time, tetapi upaya tersebut tidak membuahkan hasil.
Walaupun kalah telak, Napoli sejatinya lebih dominan dalam kemampuan bola dengan 59 persen serta mencatatkan 566 operan akurat. Tetapi, daya guna jadi pembeda. Dari 41 persen kemampuan bola, Juventus sanggup membebaskan 6 tembakan pas sasaran, sedangkan Napoli cuma satu.
Kekalahan ini memperpanjang tren kurang baik Napoli yang kandas menang dalam 7 kunjungan terakhir ke Allianz Stadium, sekalian jadi kekalahan tandang kelima mereka di Serie A masa ini.
Hasil tersebut membuat Napoli tertinggal 9 poin dari Inter Milan di puncak klasemen. Sedangkan untuk Juventus, kemenangan ini menegaskan Allianz Stadium selaku benteng yang belum tersentuh masa ini serta memangkas jarak poin dengan Napoli jadi satu angka, menempatkan tim asuhan Luciano Spalletti di posisi kelima, pas di dasar Napoli.
Babak Pertama
Semenjak peluit dini dibunyikan wasit Maurizio Mariani, Juventus langsung mengambil kendali game. Kesempatan emas awal lahir dari sundulan Weston McKennie yang menyongsong umpan silang Andrea Cambiaso, walaupun masih melenceng dari sasaran.
Tekanan Sang Nyonya Tua bersinambung. Khephren Thuram hampir membuka keunggulan melalui tembakan keras yang membentur tiang gawang Napoli.
Kebuntuan kesimpulannya rusak pada menit ke- 22. Umpan terobosan akurat Manuel Locatelli membelah pertahanan tim tamu serta mengirim Jonathan David lolos dari jebakan offside. Penyerang asal Kanada itu dengan tenang menaklukkan kiper Alex Meret melalui sepakan rendah ke sudut gawang.
Skor 1- 0 bertahan sampai turun minum, walaupun Juventus masih menghasilkan beberapa kesempatan bonus lewat Locatelli serta Thuram.
Baca juga: Match Besar Manchester United vs Arsenal
Babak Kedua
Merambah babak kedua, Napoli berupaya bangkit. Rasmus Højlund pernah mengecam melalui tembakan yang melebar tipis dari gawang Michele Di Gregorio. Tetapi, solidnya lini balik Juventus membuat tim tamu kesusahan meningkatkan game.
Dikala Napoli mulai tingkatkan keseriusan serbuan, gawang mereka malah kembali kebobolan pada menit ke- 77. Serbuan balik kilat Juventus diakhiri dengan umpan pendek Fabio Miretti yang dituntaskan Kenan Yıldız di dalam kotak penalti.
Acara kemenangan Juventus ditutup pada menit ke- 86. Filip Kostić membebaskan sepakan keras dari tepi kotak penalti yang bersarang di sudut dasar gawang Meret, membenarkan kemenangan 3- 0 untuk tuan rumah.
Napoli pernah berupaya mencetak gol hiburan melalui Romelu Lukaku di masa injury time, tetapi upaya tersebut tidak membuahkan hasil.
Walaupun kalah telak, Napoli sejatinya lebih dominan dalam kemampuan bola dengan 59 persen serta mencatatkan 566 operan akurat. Tetapi, daya guna jadi pembeda. Dari 41 persen kemampuan bola, Juventus sanggup membebaskan 6 tembakan pas sasaran, sedangkan Napoli cuma satu.
Kekalahan ini memperpanjang tren kurang baik Napoli yang kandas menang dalam 7 kunjungan terakhir ke Allianz Stadium, sekalian jadi kekalahan tandang kelima mereka di Serie A masa ini.
Hasil tersebut membuat Napoli tertinggal 9 poin dari Inter Milan di puncak klasemen. Sedangkan untuk Juventus, kemenangan ini menegaskan Allianz Stadium selaku benteng yang belum tersentuh masa ini serta memangkas jarak poin dengan Napoli jadi satu angka, menempatkan tim asuhan Luciano Spalletti di posisi kelima, pas di dasar Napoli. Cobain jadi pemenang di empire88 link gaming resmi terbaik saat ini!

