Pep Guardiola Pusing City Kena Bombardir di Real Madrid. Manajer Manchester City, Josep Guardiola membagikan analisisnya terpaut kekalahan tragis timnya dari Real Madrid. Dia memperhitungkan kalau timnya sesungguhnya tidak tampak sangat kurang baik, tetapi terdapat sebagian aspek yang membuat mereka kena hajar di Bernabeu.
Manchester City baru saja kembali dari Santiago Bernabeu. Mereka baru saja menuntaskan leg awal babak 16 besar Liga Champions masa 2025/ 2026, di mana mereka menantang wakil Spanyol, Real Madrid.
Di laga ini, The Cityzens kembali ke Manchester dengan babak belur. Alasannya mereka ditumbangkan tuan rumah dengan skor telak 3- 0 di laga ini.
Pep Guardiola menyebut kalau Manchester City sesungguhnya dapat memperoleh hasil yang lebih baik di laga ini. Dia memperhitungkan terdapat sebagian perinci yang membuat timnya kalah telak di Bernabeu.
Banyak Salah Umpan
Bagi Pep, performa City di laga ini sesungguhnya lumayan apik. Tetapi dia mengakui terdapat banyak salah umpan yang dicoba timnya sehingga mereka kandas mencetak gol di laga ini.
” Di babak awal kami memanglah sepatutnya dapat bertahan dengan lebih baik. Tetapi di babak kedua, kami bermain dengan baik serta dapat mengimbangi game mereka( Real Madrid),” ucap Pep.
” Performa kami tidak seburuk yang nampak, tetapi Madrid memanglah bermain dengan baik hari ini. Kami menghasilkan banyak sekali kesempatan, tetapi kami wajib membuat umpan yang pas lebih kerap lagi.”

Penyelesaian Akhir Butuh Lebih Diasah
Pep pula menyebut kalau Manchester City butuh mengasah penyelesaian akhir mereka. Sebab dia memperhitungkan City menghasilkan beberapa kesempatan bagus di kadnang Madrid tadi.
” Bila kamu amati, kami lumayan kerap masuk dalam kotak penalti mereka( Real Madrid) tadi, serta apa yang aku amati merupakan kami cuma kekurangan perinci kecil buat mengganti kesempatan yang kami mengadakan jadi gol,” sambung Pep.
” Tetapi di sisi lain, kiper mereka pula bermain dengan bagus. Thibaut Courtois membuat satu penyelamatan spektakuler di babak kedua,” pungkasnya.
” Kita tidak sempat ketahui apa yang hendak terjalin, namun hal- hal baik tidak hendak terjalin bila kita bukan diri kita sendiri. Itu tidak bisa jadi. Kamu wajib memandang mata mereka serta mengatakan, inilah jati diri kami.”
Pep Guardiola menegaskan berartinya mengatur emosi serta momen dalam pertandingan besar.
” Bisa jadi kalian hendak beruntung, tetapi di lain waktu kalian tidak hendak beruntung. Kendalikan momen- momen kurang baik ataupun momen- momen baik, hingga kondisi hendak jadi lebih baik,” tambahnya.
” Aku lebih memilah terletak di mari daripada tidak terletak di mari. Aku lebih memilah tiba ke mari buat bermain di babak 16 besar sebab itu berarti kita terletak di jajaran elit Eropa. 12 ataupun 13 tahun yang kemudian kita tidak sempat hingga di mari.
” Untuk aku ini merupakan pendidikan serta untuk pemain muda ini merupakan pengalaman buat masa depan. Kami mau terus maju serta inilah metode kami wajib mengalami pertandingan.”
Baca juga: Gol Vitinha Bungkam Chelsea Hadapi PSG
Pep Guardiola serta Keyakinan Diri The Citizens
Berbeda jauh dengan tuan rumah, Manchester City menyambut keberangkatan ke Spanyol dengan atmosfer yang lebih kondusif. Tidak hanya Josko Gvardiol serta Mateo Kovacic yang diragukan, pilar berarti City yang lain terletak dalam keadaan siap tempur. Kembalinya Rodri di lini tengah membagikan ukuran pertahanan serta serbuan yang lebih normal bagi The Citizens.
Menariknya, Pep Guardiola malah mengaku sangat bahagia timnya kembali dipertemukan dengan Real Madrid. Menurutnya, melawan tim terbaik Eropa merupakan fasilitas belajar sangat efisien untuk skuadnya. Pep diprediksi hendak melaksanakan sedikit perombakan dengan memasang Antoine Semenyo di sayap kiri buat membagikan kejutan taktikal yang belum sempat dialami oleh lini balik Madrid lebih dahulu. Paus Empire hadirkan sejuta permainan unik dan menarik untuk dapatkan hadiah besar dan pastinya bayar wd pemain!

